See PRO editionSee PRO edition
See other templatesSee other templates

 

 

DOKUMEN NO:P-1/XII/2014

 

 

PROPOSAL PERMOHONAN BANTUAN DANA

UNTUK

PROYEK PEMBANGUNAN PASTORAN

GEREJA KATOLIK

PAROKI SANTA THERESIA SANGATTA

 

 PROYEK PEMBANGUNAN PASTORAN

GEREJA KATOLIK PAROKI ST THERESIA

SANGATTA - KALIMANTAN TIMUR

Sekretariat Jalan Mulawarman Bukit Batubara Swarga Bara Sangatta 75611

 1. NAMA PROYEK

Proyek Pembangunan Pastoran Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Sangatta

2. LATAR BELAKANG

Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Sangatta Kutai Timur di Jalan Mulawarman, Bukit Batubara berada di dalam kawasan perumahan karyawan PT Kaltim Prima Coal Swarga Bara Sangatta. Pendirian dan perkembangan sarana ibadat untuk umat Katolik ini telah berlangsung seiring dengan perkembangan operasional PT Kaltim Prima Coal dan senantiasa mendapat dukungan dari PT Kaltim Prima Coal.

Pada tahun 1994, KPC menetapkan lokasi di Jalan Mulawarman untuk tempat pembangunan sarana peribadatan umat Katolik. PT Kaltim Prima Coal melalui Yayasan Swarga Bara menyerahkan lokasi tersebut kepada pengurus umat Katolik yang merupakan karyawan PT Kaltim Prima Coal sendiri ataupun kontraktornya.

Pembangunan fisik di lokasi tersebut dimulai pada tahun 1995 dengan dibangunnya gedung Pastoran. Gedung pastoran dibangun dengan bahan kayu. Pembangunan gedung Pastoran dibiayai sepenuhnya oleh PT Kaltim Prima Coal.

Setelah bangunan Pastoran selesai dan digunakan, selanjutnya dilaksanakan pembangunan gedung Gereja. Gedung gereja dibangun oleh PT Kaltim Prima Coal dengan persetujuan bahwa sebagian biaya pembangunan akan dicicil melalui pemotongan gaji karyawan PT Kaltim Prima Coal yang beragama Katolik. Gedung gereja dibangun dengan bahan beton.

Pembangunan gedung Gereja diselesaikan pada akhir 1997. Peresemian dilakukan oleh pimpinan umat Katolik dari Samarinda bersama dengan Managing Director PT Kaltim Prima Coal Mr. Barrie Almond.   

Dengan adanya gedung Gereja yang permanen dan semakin bertambahnya jumlah umat Katolik, sejak tahun  1998 pemuka agama (Pastor) dan beberapa pembantunya sudah tinggal di Pastoran. Dan sejak 1999 pimpinan umat Katolik di Samarinda meresmikan kelompok umat Katolik di Swarga Bara dan sekitarnya sebagai sebuah Paroki.

Jumlah umat Katolik terus berkembang seiring dengan pertambahan karyawan KPC dan kontraktornya. Saat ini tercatat lebih dari 1200 kepala keluarga yang  bernaung dalam Gereja Katolik Paroki Santa Theresia. Perayaan missa mingguan dilakukan dua kali, yaitu Sabtu sore dan Minggu pagi. Missa harian dilaksanakan setiap sore hari. Saat ini pelayanan rohani dilakukan oleh dua orang Pastor yang tinggal di Pastoran bersama beberapa staf.

Saat ini kondisi bangunan Pastoran memerlukan perbaikan-perbaikan yang besar mengingat bangunan terbuat dari kayu dan umurnya hampir mencapai 20 tahun. Terdapat kerusakan – kerusakan di bagian dinding, plafón, atap, dan bagian lainnya. Pada Lampiran 1 disertakan beberapa foto yang menunjukkan kondisi terkini dari bangunan Pastoran.

Setelah melakukan perhitungan terhadap biaya renovasi bangunan Pastoran yang lama pengurus Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Sangatta memutuskan bahwa lebih baik membuat bangunan Pastoran yang baru dengan menimbang hal-hal berikut,

*        Biaya renovasi bangunan Pastoran lama sangat besar mengingat banyaknya kerusakan.

*        Saat pelaksanaan renovasi aktivitas di bangunan Pastoran akan terganggu bahkan perlu mencari tempat tinggal sementara.

*        Direncanakan bangunan baru nantinya juga akan dilengkapi dengan ruang untuk sekolah minggu dan beberapa keperluan lainnya.


3. TUJUAN PELAKSANAAN PROYEK

*       Menggantikan bangunan lama yang kondisinya semakin parah dan dalam beberapa waktu ke depan menjadi tidak layak huni.

*        Penyediaan ruangan untuk sekolah minggu dan kegiatan anak-anak.

*        Penyediaan ruangan serba guna untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan pembinaan kaum remaja, kursus persiapan perkawinan, pelajaran agama.

4. DESKRIPSI TEKNIS PROYEK

Pastoran yang akan dibangun terdiri atas dua lantai. Lantai atas terdiri atas ruang–ruang untuk tempat tinggal Pastor sedangkan lantai bawah terdiri atas ruang kelas dan ruang serba guna.

Pastoran akan dibangun pada pojok sebelah tenggara dari kompleks Gereja Katolik.

Bangunan terbuat dari beton dengan menggunakan pondasi shallow footing.

Gambar awal rencana dan denah bangunan disertakan pada Lampiran 2.

5. WAKTU PELAKSANAAN

Mengingat ketersediaan dana merupakan syarat utama dalam penyelesaian proyek dan mempertimbangkan potensi pemasukan dana, proyek akan dilaksanakan dengan konsep bertahap dengan target penyelesaian selama dua tahun.

Pada tahun pertama direncanakan pondasi dan lantai satu dapat diselesaikan. Selanjutnya pada tahun kedua direncanakan lantai dua dan atap dapat diselesaikan.

Direncanakan pekerjaan fisik bisa dimulai pada bulan Februari tahun 2015.


6. MANAJEMEN PROYEK

Pelaksanaan proyek akan diselenggarakan oleh suatu tim yang terdiri dari pengurus Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Sangatta (Lampiran 3) dengan pembagian tugas sebagai berikut.

 Project Advisory Board:         Pastor Krispianus Cosmas Boli Tukan, MSF

                                         Aloysius Prananto

                                         Poltak Sinaga

                                         Emanuel Mane

Pimpinan Proyek:                  Dano Mapi

Wakil                                  Daniel Efendi

Sekretaris                             Bony Briks

Bendahara                            Hotdi Naibaho

Bidang Humas:                      Alberto Goncalves

Bidang Engineering:               Boby Indarto

Bidang Konstruksi:                 David Chandra

                                          Singgih Wibawanto

                                          Gregorius Meko

                                          Slamet

Bidang Pendanaan:                 Paulus Bambang Catur

                                           Ignatius Sulestiyodwiwidagdo

                                           Longginus

                                           Emmanuel Supardi


7. ANGGARAN BIAYA PROYEK

Sesuai dengan rencana awal bentuk fisik Pastoran, biaya yang dianggarkan untuk penyelesaian proyek adalah sebagai berikut.

 

URAIAN PEKERJAAN

(Rp)

I

PEKERJAAN PERSIAPAN

           18.300.000

II

PEKERJAAN STRUKTUR

 

 

A. PEKERJAAN PONDASI

         240.087.210

 

B. LANTAI DASAR

         234.459.000

 

C. LANTAI ATAS

         762.232.500

 

D. TANGGA

           27.956.250

III

PEKERJAAN DINDING

         259.267.500

IV

PEKERJAAN KUSEN

         271.700.000

V

PEKERJAAN ATAP

         279.614.400

VI

PEKERJAAN PLAFON

         278.910.000

VII

PEKERJAAN LANTAI

         151.394.750

VIII

PEKERJAAN PENGECATAN

           68.904.000

IX

PEKERJAAN LISTRIK

         198.400.000

X

PEKERJAAN SANITASI

           77.975.000

XI

PEKERJAAN LAIN-LAIN

         104.500.000

 

TOTAL BIAYA

      2.973.700.610

 

Rincian anggaran biaya dapat dilihat pada Lampiran 4.


8. PENDANAAN PROYEK

Untuk biaya pelaksanaan proyek, pengurus gereja Katolik Paroki Santa Theresia Sangatta akan berupaya mendapatkan dana dengan cara sebagai berikut.

No

Uraian

Proyeksi Perolehan

1

Kas Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Sangatta

Rp 100.000.000

2

Penggalangan dana dari umat Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Sangatta

Rp 1.300.000.000

3

Penggalangan dana/donasi dari lembaga dan/atau umat Katolik di tempat lain

Rp 173.700.610

4

Bantuan dana/donasi dari perusahaan, instansi pemerintah, LSM, dll

Rp 1.300.000.000

Total Proyeksi Perolehan Dana

Rp. 2.973.700.610

Bantuan dana dan donasi dapat disampaikan melalui transfer bank ke rekening Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Sangatta  

Nomor Rekening 148-00-12137926

Bank Mandiri KCP Sangatta

Atas nama Paroki St Theresia Sangatta

9. PENUTUP

Proposal ini kami ajukan dengan harapan mendapatkan bantuan dana untuk pelaksanaan Proyek Pembangunan Pastoran. Atas perhatiannya disampaikan banyak terima kasih.

 

Sangatta, 14 April 2015

 

 

 

 

Pastor Krispinus Cosmas Boli Tukan, MSF

Pastor Paroki Gereja Katolik Santa Theresia Sangatta

Login Form